Kangen Kangen Nyata
CERITA KKN
Padang sebuah ibukota dari Sumatera Barat, kota yang menjadi tujuan KKN (Kuliah kerja nyata) kami. Sebuah pengalaman baru yang akan kami temukan, sebuah kesan yang akan kami bawakan dan sebuah kenangan yang ingin kami bawa pulang. Sebanyak 20 Mahasiswa dari berbagai fakultas yang ada di Universitas Hasanuddin yang telah lolos seleksi kkn tematik padang bersiap menuju lokasi pengabdian.
Berangkat siang petang dari Makassar dengan mendarat bebas di landasan bandara minangkabau selasa malam, setelah sebelumnya transit di bandara Soekarno-Hatta (Jakarta). Padang menyambut. ada suasana yang berbeda di pendengaran saya, sepertinya saya mendegar ucapan “ass minangkabau, selamat datang yoo” dengan logat khas minangnya. Cerita dengar cerita, padang merupakan salah satu daerah yang banyak melahirkan tokoh nasional, penyair populer bahkan saudagar muda yang terkenal, dari ceritanya saja sudah menarik bikin penasaran.
Malam pertama di padang kami menginap di asrama mahasiswa Universitas Andalas, terasa sejuknya. Selamat malam, mari tidur.
Malam pertama di padang kami menginap di asrama mahasiswa Universitas Andalas, terasa sejuknya. Selamat malam, mari tidur.
Selamat pagi, pagi pertama di padang, pelepasan mahasiswa KKN PPM UNIVERSITAS ANDALAS dihadiri ribuan mahasiswa peserta KKN UNAND dan 20 0rang mahasiswa KKN TEMATIK PADANG, dilepas langsung oleh Bapak Rektor UNAND.
Diakhir acara pelepasan, pembagian lokasi KKN untuk kami mahasiswa UNHAS dan semuanya di tempatkan di Kabupaten Padang Pariaman dan terbagi atas 10 Nagari (kecamatan), 1 nagari terdapat 2 mahasiswa UNHAS, Saya dan Indar ditempatkan di Nagari Kudu gantiang terdapat 34 mahasiswa UNAND dan 2 mahasiswa UNHAS, tetapi kita terpisah jorong (posko). Saya jorong talau dan indar jorong sungai kalu’. Jadi nama lokasi saya sedikit unik, Nagari kudu Ganteng Jorong galau Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera barat.
Kamis yang cerah (26/06/14) pemberangkatan ke lokasi KKN, rombongan nagari saya menggunakan bus ke lokasi tujuan, di dalam bus suasana ribut, pembicaraan tidak menentu kemana arahnya ini karena mereka bicara menggunakan bahasa minang, saya memegang teguh prinsip diam itu emas dan temanku indar tidur itu lebih baik .Memasuki daerah kab.padang pariaman seluruh mahasiswa yang KKN di daerah ini singgah dulu di acara ceremony pelepasan oleh Bapak Bupati padang pariaman di kantor pemerintahan setempat.
Tiba dilokasi atur nafas sejenak, perkenalan diri dimulai.
Ass.. Nama saya : Muh Taufq Hafid, saya mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin angkatan 2011, suku saya bugis dan saya besar dilingkungan orang bugis yaitu di kota kelahiran saya Parepare. Senang bertemu kalian ? ada yang mau bertanya ? Itu sedikit kata-kata perkenalan saya kepada mereka.
Selanjutnya di posko saya terdapat 8 orang, 4 cowok ganteng dan 4 cewek cantik. Tuhan memang selalu punya rencana mempertemukan mahkluknya berpasangan. Dan ini teman-teman jorong saya
Ryan maolana jurusan farmasi, sosoknya cool dia adalah Ketua Jorong. Alydia jurusan sastra daerah (minang) dia adalah sekretaris jorong, jago masak dan diangkat menjadi mami kita. Okky larashati jurusan ekonomi wajahnya ayu tapi hatinya layu bendahara jorong kita .Suci ramadisa jurusan fisika dari pengamatan saya dia orangnya bersahabat, Desatmi mitra jurusan teknologi pertanian sedikit lebih religius dibanding kami, Andra Jurusan Ilmu Administrasi Negara, seorang pekerja keras tahan banting dan terakhir, Adi nugraha Jurusan kedokteran gigi, kami memanggilnya bang adi karena lebih tua diantara kami.
Inilah teman-teman yang akan membantu dan bekerjasama selama KKN disini.
Minggu pertama
Belum ada proker yang dilaksanakan, minggu ini, kita hanya melakukan sosialisasi dan berkoordinasi dengan pemerintahan nagari dan kecamatan dan setiap malam harinya berkunjung ke kedai (warung) memperkenalkan diri kepada warga karena kedai merupakan tempat ramai dan favorit untuk berkumpulnya masyarakat dan secara pribadi saya beradaptasi dengan lingkungan yang sangat kental dengan adat minangnya.
Sama pentingnya di posko, minggu ini sangat saya manfaatkan untuk mengenal lebih dekat dengan teman-teman posko saya, karena merekalah yang akan membantu dan bekerjasama selama disini.
Salah satu kendala di posko saya adalah tidak adanya air, katanya air disini biasanya mengalir sebulan sekali itupun klo mengalir, makanya bak mandi rumah warga disini besar mirip-miriplah kolam renang.
Sekarang sumber air sudah jauh, kita tidak bisa lagi mandi di kamar mandi tapi mandinya di sungai.
Minggu ke dua
Rapat nagari dilaksanakan setiap perwakilan jorong hadir dalam rapat ini, ada 5 poin kesepakatan tentang pelaksaanaan proker nagari kudu gantiang:
1.Penanaman Bibit Tumbuhan
2. Simulasi Pernikahan Adat
3.Pemasangan Plang Asmaúl Husna
4. Pemasangan Gapura Nagari
5. Pelaksaanaan MTQ Nagari
Ini adalah Program Kerja nagari kudu gantiang, minggu ini kami melaksanakan proker pertama yaitu:
Penanaman bibit tumbuhan
Kami sadari pentingnya arti sebuah penghijaun, ada sekitar 100 bibit pohon yang ditanam, setiap jorong dibagi menjadi 20 bibit tanamam yang terbagi atas 5 jorong (posko), ini adalah salah satu tujuan utama mahasiswa KKN disini bagaimana menjaga kelestarian tumbuhan nagari tersebut sesuai dengan tema KKN PPM “Berbakti untuk nagari”
Simulasi pernikahan adat
Ini adalah proker nagari kami yang ke dua, ada yang berbeda dengan pernikahan adat disini, secara umum setelah saya menyaksikan proses simulasi tersebut di sebuah balai jerong (semacam posronda) ditengah malam angin sepoi-sepoi di tambah lagi dengan percakapan menggunakan bahasa daerah (minang) rasa mengantuk semakin bertambah. Simulasi adat yang berlangsung dari jam 10 malam kira-kira baru selesai sekitaran jam 3 dinihari. Jadi ada sekitaran 5 jam waktu saya menyimak proses simulasi adat ini.
Secara umum proses pernikahan adat disini tidak jauh berbeda dengan proses pernikahan di kampung saya yaitu Bugis-Makassar, mulai dari proses lamaran sampai akad nikah tetapi pernikahan adat disini bersifat matrinial dalam artian perempuan yang derajatnya lebih tinggi, jadi perempuan yang melamar seorang laki-laki dan itu perbedaan yang sangat jelas ketika kita mau bandingkan dengan pernikahan adat di kampung saya Bugis-Makassar yang bersifat patrinial dalam artian laki-laki melamar seorang perempuan.
Saya sempat menanyakan ke salah satu pemuda yang bersebelahan duduk di samping saya, bagaimana asal-usul proses pernikahan adat disini ? katanya ini sudah dari nenek moyang mereka.
Kab.Padang Pariaman sangat kental dengan pernikahan adat seperti ini.
MTQ Nagari
Miggu ini pembukaan MTQ memperlombakan siswa SD-SMP antar surau (mushalla), kegiatan disambut antusias oleh para peserta, tahun ini mahasiswa KKN bekerjasama dengan pemerintah nagari setempat mengadakan kegiatan rutin ini
SELAMAT BERTANDING
Minggu ke tiga
Puncak kegiatan di minggu ini, segala aktifitas mulai padat. Proker individu segera dilaksanakan, ini ada gambaran tentang kegiatan dan aktifitas saya di minggu ini :
8. Nama mahasiswa: Muhammad Taufiq Hafid (Fakultas Hukum – Universitas Hasanuddin)
| |||||||
A
|
Kegiatan Utama
| ||||||
A.1
|
Pengenalan Nilai-nilai Pancasila
|
Siswa SD/SMP
| |||||
A.2
|
Pengenalan pulau-pulau NKRI
|
Siswa SD kelas 4 s/d 6
| |||||
B
|
Kegiatan Penunjang
| ||||||
B.1
|
Pelatihan Menulis dan Pembacaan Karya Tulis (Sajak dan Puisi)
|
Siswa SD kelas 4 s/d 6
| |||||
D
|
Kegiatan Khusus
| ||||||
D.1
|
Mengikuti dan mengisi acara Nuzul Quran di Surau Kapeh, Jorong Talau bagian Atas
|
Warga Jorong
| |||||
D.2
|
Mengikuti dan mengisi acara Safari Ramadhan di mesjid Istiqamah
|
Warga Nagari Kudu Ganting
| |||||
D.3
|
Renovasi Surau
|
Jorong Talau Atas
| |||||
Minggu ke empat
Minggu terakhir dilokasi, masih ada dua proker nagari yang harus dilaksanakan di minggu ini yaitu :
| Pemasangan Asmaúl Husna dan Pemasangan Gapura pembatas nagari disepanjang jalan nagari kudu gantiang. Minggu ini juga lebih banyak saya manfaatkan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat setempat berkunjung ke teman-teman posko di nagari kudu gantiang, menikmati suasana nagari yang hijau dikelilingi banyak pohon durian, tak luput mata memandang sepanjang nagari pohon kelapa dengan buah yang banyak dengan seekor monyet yang dijadikan alat untuk memanjat pohon tersebut yang kemudian menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat disini, beginilah sedikit gambaran susasana desa tempat saya. Malam terakhir di nagari kudu gantiang kabupaten Padang Pariaman, kami mengadakan buka puasa di Masjid Istiqamah bersama seluruh masyarakat setempat dan setelah shalat tarawih di lanjutkan malam ramah tamah antar mahasiswa KKN dan masyarakat, teriring ucapan terima kasih terhadap keduanya, kami mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat terbantu dengan keberadaan kami, begitupun sebaliknya. |
Malam ramah tamah
Saya baru sadar perpisahan mengajarkan arti sebuah pertemuan, semoga saya datang membawa kesan dan pulang membawa pengalaman bersama kenangan, Terima kasih buat seluruh teman- teman KKN serta seluruh perangkat pemerintah nagari dan masyarakat setempat atas kerjasama dan bantuannya selama sebulan lebih disini. I wish to come here again.
Dan terakhir,Thank you very much to Bang Adi Nugraha, Andra, Ryan Maolana, Lamhot parasian simarmata, Oky putri larashati, Desatmi Mitra, Alytdia Putri & Suci Ramadisa. Keluarga Besar Nagari Kudu Gantiang Jorong Talau Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.
I miss you guys, see you next time good byeeee, Saya tunggu di makassaaaaaaar haha dadadadadaada Salam KKN.
Essay
Muh Taufiq Hafid
Fak Hukum Unhas angk 2011
KKN Tematik Sumbar Gelombang 87 Universitas Hasanuddin Tahun 2014


Komentar
iya ketua mestinya kamu absurd -__-'