Selamat Hari Pahlawan 'kita'
Sepuluh
november, sebuah hari yang “katanya” diperingati setiap tahunnya sebagai hari
pahlawan nasional. Entah kenapa kebanyakan generasi muda penikmat sejarah kurang
tau dengan hari tersebut. Padahal sebagai manusia yang lahir dari sebuah
perjuangan harusnya kita bersifat aktif dalam peringatan hari tersebut.
Pahlawan
lahir dari sebuah perjuangan, saya tertarik ketika ingin berbicara tentang
perjuangan, karena menurut saya pahlawan bukan berarti yang mampu bertempur
melawan musuh, pahlawan bukan berarti
mampu memegang senjata dan mengangkat bambu runcing, tapi pahlawan saat ini
adalah orang yang mau berjuang demi nusa dan bangsa, seperti halnya perjuangan
yang saya ceritakan adalah perjuangan saya menempuh pendidikan sampai saat
ini. Seorang mahasiswa tingkat akhir
Saya
berkata bahwa perjuangan adalah bentuk tindakan nyata dari sebuah penjajahan,
bagaimana cara kita bisa keluar dan berlari mengejar masa depan.
Belajar dan berjuang
Belajar
memang butuh perjuangan, itu menurut pandangan hemat saya, tapi belajar adalah
sebuah kebutuhan dimana proses berkembangnya potensi yang ada didalam diri
kita, belajar dan berjuang merupakan tindakan perlawanan dari penjajahan,
terjajah dari rasa malas tentunya.
Belajar
terus belajar dan belajar, berjuang dalam belajar sebuah usaha untuk keluar
dari kebodohan, tapi bagaimana orang yang tetap memilih bodoh ?
Bukankah
itu sebuah pilihan ?
Belajar
itu kewajiban bukan pilihan, belajar itu gampang apalagi di zaman modern ini,
informasi dan sumber pengetahuan mudah di dapat. Jadi bukan salah TUHAN ketika
orang tersebut bodoh, tetapi salah orang itu sendiri yang memilih bodoh dan
tidak mau keluar dari kebodohan.
Maka
tiba saatnya kita untuk belajar dan berjuang. Menjadi seorang pahlawan dalam
pendidikan.
Dulu,
pahlawan gagah berani berjuang dengan nyawa demi NKRI kita tercinta,diawali
dengan tekad dan kemauan yang kokoh.
Sekarang,
infrastruktur memadai sarana dan prasarana ada saatnya kita berjuang demi masa
depan kita. Diam tertinggal atau bangkit mengejar
Saya
yakin ada sejuta cara bangkit dan berkembang, tergantung pilihan atau selera
cara yang kita inginkan, intinya tekad dan kemauan seperti pahlawan kita
terdahulu.
Selamat Hari Pahlawan 'kita'. Badai pasti berlalu :)
Makassar, 10 November 2014
Dimalam yang hening
Sekretariat Ikatan Keluarga Mahasiswa Parepare


Komentar